Thursday, February 9, 2012

Misteri Hajarul Aswad (batu hitam)


Neil Amstrong telah membuktikan bahawa kota Mekah adalah pusat dari planet Bumi. Fakta ini telah di diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah. Ketika Neil Amstrong untuk pertama kalinya melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata : “Planet Bumi ternyata tergantung di ruang yang sangat gelap, siapa yang menggantungnya?.” Para astronaut telah menemukan bahawa planet Bumi itu mengeluarkan semacam radiasi, secara rasmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayangnya 21 hari kemudian laman web tersebut ghaib yang sepertinya ada asalan tersembunyi dibalik penghapusan laman web tersebut. Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyata radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, tepatnya berasal dari Ka’bah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite (tidak berakhir), hal ini terbukti ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjut terus. Para peneliti Muslim mempercayai bahawa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Ka’bah di planet Bumi dengan Ka’bah di alam akhirat. Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, ada suatu ruang yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, bererti apabila kita mengeluarkan kompas di ruang tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali kerana daya tarik yang sama besarnya antara kedua kutub. Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka ia akan hidup lebih lama, lebih sihat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan graviti. Oleh sebab itulah ketika kita mengelilingi Ka’bah, maka seakan-akan diri kita dicaj semula oleh suatu kuasa misteri yang menyebabkan kita bertenaga ketika mengelilingi kaabah dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah. Penelitian lainnya mengungkapkan bahwa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga boleh terapung di air. Di sebuah muzium di negara Inggeris, ada tiga buah potongan batu tersebut (dari Ka’bah) dan pihak muzium juga mengatakan bahawa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem suria kita. Dalam salah satu sabdanya, Rasulullah SAW bersabda, “Hajar Aswad itu diturunkan dari syurga, warnanya lebih putih daripada susu, dan dosa-dosa anak cucu Adamlah yang menjadikannya hitam". (Jami al-Tirmidzi al-Hajj (877) ) Oleh: SAYA CINTA ISLAM. 



Info selanjutnya di SINI


SAYYASUKA


Tuesday, January 3, 2012

The 'coolest' countdown to 2012 in Malaysia - HAPPY NEW YEAR!

Thought it'll be a stay-at-home-countdown-to-2012 night but we decided to head on to our favourite 'lepaking' place, none other than the coolest spot in Malaysia - Genting. When we reached Genting Skyway at about 6.30pm, guess what?.. there was no queue at all so I guessed nothing unusual tonight and the crowd would not be that huge..so okay laahh..Just for info; we queued for about 45 minutes to take a 15-minutes-cable-car-ride for a fireworks show at the eve of Labour Day (30th April 2011).

But as expected the crowd seemed to grow larger and by almost midnight I could only see the heads of the people instead of the stage:( Though the performance was not so much of our sole purpose and interest going up here, it was fun to see happy faces around. Unfortunately the sole purpose was diminished and dashed away by thick foggy atmosphere which we used to love (but not tonight..arghhh..), so we couldn't enjoy the fireworks show as it was postponed to half an hour after midnight. In order to avoid long queue getting down via Skyway cable car, we inched our way out from the still-waiting-with-full of hope-to-see-the-fireworks crowd - thanks to ladies and gentlemen who cleared the passage for us to move out. Though Mr Foggy was not so sporting tonight we still enjoyed the experience. We'll come back for you Mr Foggy, soon!

where's the stage?

happy faces

joining the happy faces

Genting, peace yo..

My coolest babe..no, he's not Mr Foggy he he he

Happy New Year to everyone!

SAYYASUKA